IslamEdukasi

Tata Cara Sholat Jenazah Berdiri hingga Salam, Panduan Lengkap dengan Doanya

Tiara Motik

Tata Cara Sholat Jenazah Berdiri hingga Salam, Panduan Lengkap dengan Doanya

Memahami tata cara sholat jenazah sangat penting agar kamu bisa melaksanakan ibadah ini dengan benar dan khusyuk.

Sholat jenazah memiliki rukun dan langkah khusus yang harus diikuti, mulai dari berdiri, takbir, membaca doa, hingga salam sebagai penutup.

Dalam panduan lengkap ini, kamu akan belajar setiap tahapan sholat jenazah secara terperinci beserta doa-doa yang dibaca.

Dengan mengetahui tata cara sholat jenazah dengan tepat, kamu dapat membantu mendoakan dan menghormati jenazah sesuai tuntunan sunnah Rasulullah SAW. Yuk, simak panduan lengkapnya supaya ibadahmu lebih bermakna.

Sholat Jenazah Berapa Rakaat?

Sholat Jenazah Berapa Rakaat?
Sholat Jenazah Berapa Rakaat?

Sholat jenazah berapa rakaat sering menjadi pertanyaan, terutama bagi kamu yang jarang mengikuti prosesi pemakaman. Berbeda dengan sholat pada umumnya, sholat jenazah tidak dihitung dalam bentuk rakaat.

Sebagai gantinya, sholat ini terdiri dari empat kali takbir yang dilakukan secara berurutan dalam satu rangkaian ibadah.

Seluruh pelaksanaannya dikerjakan tanpa rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, maupun tahiyat, dan dilakukan sambil berdiri bagi yang mampu.

Keunikan ini membuat sholat jenazah memiliki karakter tersendiri jika dibandingkan dengan sholat fardu atau sunnah. Meskipun tidak memiliki rakaat, sholat jenazah tetap memiliki susunan yang jelas dan tertib.

Empat takbir tersebut menjadi penanda utama jalannya sholat, di mana setiap takbir berisi bacaan tertentu yang telah ditetapkan dalam syariat. Inilah sebabnya, dalam pembahasan tata cara sholat jenazah, istilah rakaat tidak digunakan, melainkan jumlah takbir.

Secara garis besar, kamu perlu memahami bahwa sholat jenazah dilakukan sebagai bentuk doa dan penghormatan terakhir kepada orang yang telah wafat.

Karena itu, tidak adanya gerakan fisik seperti rukuk dan sujud menunjukkan bahwa esensi ibadah ini terletak pada permohonan ampun dan rahmat kepada Allah SWT. Meski sederhana dari sisi gerakan, nilai spiritualnya sangat besar.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 1 Sampai 83 Arab: Bacaan Lengkap, Keutamaan, dan Maknanya

Hukum Sholat Jenazah

Hukum sholat jenazah dalam Islam adalah fardu kifayah, yaitu kewajiban yang dibebankan kepada kaum muslimin secara kolektif. Artinya, jika sudah ada sebagian orang yang melaksanakannya, maka kewajiban tersebut gugur bagi yang lain.

Tapi, apabila tidak ada satu pun yang menunaikannya, seluruh kaum muslimin di wilayah tersebut akan menanggung dosa. Karena itulah, memahami hukum ini menjadi penting bagi kamu sebelum mempelajari tata cara sholat jenazah secara lebih rinci.

Sholat jenazah bukan sekadar ibadah biasa, melainkan hak syar’i jenazah muslim atau muslimah yang harus dipenuhi oleh umat Islam yang masih hidup.

Tujuan utama pelaksanaannya adalah mendoakan jenazah agar mendapatkan ampunan, rahmat, dan kemuliaan di sisi Allah SWT. Meski tidak memiliki gerakan fisik yang banyak, nilai ibadah ini sangat besar.

Dari sisi keutamaan, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang menyalatkan jenazah akan mendapatkan pahala yang besar, bahkan disamakan dengan satu qirath, yaitu pahala sebesar satu gunung.

Keutamaan inilah yang membuat kamu sangat dianjurkan untuk ikut serta, meskipun kewajibannya bersifat kolektif. Pemahaman ini juga menjadi bagian penting sebelum masuk ke pembahasan tata cara sholat jenazah.

Dalam pelaksanaannya, sholat jenazah memiliki beberapa aturan dasar yang perlu kamu pahami, antara lain:

  • Dilaksanakan setelah jenazah dimandikan dan dikafani
  • Dikerjakan sambil berdiri, tanpa ruku’ dan sujud, dengan empat kali takbir
  • Imam berdiri di arah kepala jenazah (untuk laki-laki) atau di bagian tengah/kepala (untuk perempuan)
  • Posisi jenazah diletakkan di sebelah kiblat orang yang menyalatkannya

Selain itu, terdapat syarat sah yang harus dipenuhi agar sholat jenazah diterima. Kamu harus berada dalam keadaan suci dari hadats dan najis, menutup aurat, serta menghadap kiblat.

Rukun dan Tata Cara Sholat Jenazah

Rukun dan Tata Cara Sholat Jenazah
Rukun dan Tata Cara Sholat Jenazah

Berbeda dengan sholat fardhu lima waktu, sholat ini tidak memiliki ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, maupun tasyahud. Seluruh rangkaian sholat dilakukan dalam keadaan berdiri dan diisi dengan bacaan doa.

Karena itu, memahami tata cara sholat jenazah secara menyeluruh menjadi hal yang sangat penting bagi kamu sebagai Muslim.

Sebelum sholat dimulai, jenazah diletakkan di depan jamaah. Jika jenazah laki-laki, posisi imam sejajar dengan kepala jenazah. Jika jenazah perempuan, imam berdiri sejajar dengan bagian tengah tubuh jenazah.

Niat Bersamaan dengan Takbiratul Ihram

Niat dilakukan di dalam hati bersamaan dengan takbir pertama. Tidak wajib melafalkan niat secara lisan, namun memahami redaksinya membantu menjaga kekhusyukan.

Contoh niat sholat jenazah laki-laki (sendiri):

أُصَلِّيْ عَلَى هٰذَا الـمَيِّتِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya:

Aku niat sholat atas jenazah laki-laki ini fardhu karena Allah Ta’ala.

Untuk jenazah perempuan, lafaz hâdzal mayyiti diganti menjadi hâdzihil mayyitati. Jika kamu menjadi makmum, niat cukup menyatakan mengikuti imam.

Berdiri Bagi yang Mampu

Dalam tata cara sholat jenazah, berdiri termasuk rukun. Sholat ini tidak sah jika dilakukan sambil duduk tanpa uzur.

Tapi, jika kamu sakit atau tidak mampu berdiri, maka boleh melaksanakannya sambil duduk, sebagaimana keringanan dalam sholat fardhu lainnya.

Takbir Empat Kali

Sholat jenazah dilakukan dengan empat kali takbir, tidak lebih dan tidak kurang.

Takbir Pertama (Takbiratul Ihram)

Pada takbir pertama, kamu melakukan takbiratul ihram sambil berniat di dalam hati. Niat disesuaikan dengan kondisi sholat (sendiri atau berjamaah) serta jenis kelamin jenazah.

Setelah takbir pertama, langsung membaca Surat Al-Fatihah. Tidak membaca doa iftitah, tapi disunnahkan membaca ta’awudz sebelum Al-Fatihah.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ

غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ

وَلَا الضَّالِّيْنَ

Dibaca dengan suara pelan (sirr), baik sholat dilakukan siang maupun malam.

Takbir Kedua

Setelah selesai membaca Al-Fatihah, kamu bertakbir untuk yang kedua kalinya. Pada takbir kedua ini, dibaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Minimal bacaan shalawat:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Sedangkan bacaan shalawat yang paling sempurna adalah Shalawat Ibrahimiyah, yaitu shalawat yang dibaca ketika tasyahud akhir dalam shalat fardhu lima waktu. Berikut bacaan lengkapnya:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ shallaita ‘alâ sayyidinâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhim, wa bârik ‘alâ sayyidinâ Muhammad, wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ bârakta ‘alâ sayyidina Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhîm fil ‘âlamîna innaka hamîdun majîd.

Artinya:

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.

Takbir Ketiga

Tahapan berikutnya dalam tata cara sholat jenazah adalah membaca doa untuk jenazah setelah takbir ketiga. Inilah inti dari sholat jenazah, karena tujuan utamanya adalah memohonkan ampun dan rahmat Allah bagi orang yang telah wafat.

Minimal doa untuk jenazah laki-laki:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ

Allâhumaghfir lahu

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dia.

Minimal doa untuk jenazah perempuan:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهَا

Allâhumaghfir lahâ

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dia.

Tapi, jika kamu ingin membaca doa yang lebih sempurna, maka dianjurkan membaca doa berikut.

Doa lengkap untuk jenazah laki-laki:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempatnya, luaskanlah kuburnya, bersihkan dia dari dosa-dosanya, berikan rumah, keluarga, dan pasangan yang lebih baik, masukkan dia ke dalam surga, serta lindungi dari siksa kubur dan neraka.

Doa lengkap untuk jenazah perempuan dibaca dengan mengganti dhamir laki-laki menjadi perempuan, sebagaimana lafaz yang disertakan.

Baca juga: Teks Surat Yasin: Bacaan Arab Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

Takbir Keempat dan Doa Penutup

Setelah takbir keempat, disunnahkan membaca doa:

اَللّٰهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ

Artinya:

Ya Allah, jangan Engkau haramkan kami dari pahalanya dan jangan Engkau beri cobaan setelah kepergiannya.

Untuk jenazah perempuan, kata ajrahu diganti ajrahâ.

Menjalankan tata cara sholat jenazah dengan benar itu penting banget supaya doa kita untuk jenazah diterima dan penuh berkah.

Setiap langkah dari takbir pertama sampai salam punya makna yang dalam, jadi jangan sampai terlewat. Nah, kalau kamu juga pengen website atau bisnis online kamu makin dikenal, Optimaise, digital agency Malang, siap bantu dengan jasa backlink yang top banget.

Sambil istirahat, jangan lupa cek juga artikel dongeng pendek anak SD yang seru dan penuh pelajaran. Selamat beribadah dan terus semangat ya!

Baca Juga

Optimaise