Bekas jerawat sering kali menjadi masalah lanjutan yang tidak kalah mengganggu dibanding jerawat itu sendiri.
Setelah jerawat mereda, kamu justru dihadapkan pada noda hitam, kemerahan, atau bahkan tekstur kulit yang tidak rata.
Kondisi ini bisa menurunkan rasa percaya diri, apalagi jika bekas jerawat muncul di area wajah yang sulit ditutupi.
Karena itu, memahami cara menghilangkan bekas jerawat secara tepat sangat penting agar hasilnya efektif dan tidak memperparah kondisi kulit.
Sebelum masuk ke langkah-langkah perawatan, kamu perlu memahami bahwa bekas jerawat tidak bisa dihilangkan secara instan. Dibutuhkan konsistensi, kesabaran, serta pemilihan metode yang sesuai dengan jenis bekas jerawat dan kondisi kulitmu.
Table of Contents
Kenali Jenis Bekas Jerawat Terlebih Dahulu

Langkah awal dalam cara menghilangkan bekas jerawat adalah mengenali jenis bekas yang kamu miliki. Setiap jenis membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda.
Beberapa jenis bekas jerawat yang umum kamu temukan:
- Post-inflammatory hyperpigmentation (PIH): berupa noda hitam atau cokelat.
- Post-inflammatory erythema (PIE): bekas kemerahan akibat pembuluh darah yang rusak.
- Bopeng (atrophic scars): cekungan pada kulit karena kerusakan jaringan kolagen.
- Bekas menonjol (hypertrophic scars): jaringan parut yang menebal.
Dengan mengenali jenisnya, kamu tidak akan salah memilih produk atau metode perawatan.
Baca juga: Apa itu Hipotermia dan Cara Mengatasinya
Gunakan Skincare dengan Kandungan Aktif yang Tepat
Pemilihan skincare memegang peranan besar dalam cara menghilangkan bekas jerawat. Kamu perlu fokus pada kandungan aktif yang terbukti membantu regenerasi kulit dan memudarkan bekas.
Beberapa kandungan yang bisa kamu pertimbangkan:
- Niacinamide: membantu mencerahkan dan memperbaiki skin barrier.
- Vitamin C: efektif untuk memudarkan noda hitam dan merangsang kolagen.
- Alpha Arbutin: membantu menghambat produksi melanin.
- Retinol: mempercepat regenerasi sel kulit, cocok untuk bekas jerawat membandel.
Gunakan produk ini secara bertahap dan sesuai toleransi kulitmu agar tidak menimbulkan iritasi.
Jangan Pernah Melewatkan Sunscreen
Salah satu kesalahan paling umum adalah fokus pada perawatan malam, tetapi mengabaikan perlindungan di siang hari. Padahal, paparan sinar UV dapat memperparah bekas jerawat dan membuatnya semakin gelap.
Dalam konteks cara menghilangkan bekas jerawat, sunscreen adalah langkah wajib. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan aplikasikan ulang setiap 2–3 jam jika kamu beraktivitas di luar ruangan.
Tanpa sunscreen, hasil dari skincare lain bisa menjadi sia-sia.
Eksfoliasi Secara Teratur, Tapi Jangan Berlebihan
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati dan mempercepat pergantian sel kulit baru. Ini merupakan bagian penting dari cara menghilangkan bekas jerawat, terutama untuk bekas berupa noda.
Kamu bisa memilih eksfoliasi:
- Eksfoliasi kimia dengan kandungan AHA, BHA, dan PHA untuk hasil yang lebih merata.
- Eksfoliasi fisik dengan scrub lembut, tapi tidak disarankan terlalu sering.
Lakukan eksfoliasi maksimal 1–2 kali seminggu. Eksfoliasi berlebihan justru dapat merusak skin barrier dan memperparah bekas jerawat.
Manfaatkan Bahan Alami sebagai Perawatan Pendukung
Selain skincare modern, kamu juga bisa menggunakan bahan alami sebagai pelengkap cara menghilangkan bekas jerawat, meskipun hasilnya cenderung lebih lambat.
Beberapa bahan alami yang sering digunakan:
- Gel lidah buaya untuk menenangkan kulit dan membantu regenerasi.
- Madu sebagai antibakteri alami dan pelembap.
- Air perasan lemon, tapi harus sangat hati-hati digunakan dan sebaiknya tidak digunakan langsung tanpa pengenceran.
Ingat, bahan alami tetap berpotensi menimbulkan iritasi, jadi lakukan uji coba terlebih dahulu.
Jaga Pola Hidup dan Asupan Nutrisi

Perawatan kulit tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Dalam cara menghilangkan bekas jerawat, pola hidup sehat berperan besar dalam proses pemulihan kulit.
Ini beberapa hal yang bisa kamu terapkan:
- Perbanyak konsumsi air putih.
- Konsumsi makanan tinggi antioksidan seperti buah dan sayur.
- Batasi makanan tinggi gula dan lemak.
- Tidur cukup minimal 7–8 jam per hari.
Kulit yang sehat dari dalam akan lebih cepat memperbaiki diri secara alami.
Hindari Kebiasaan Menyentuh dan Memencet Wajah
Tanpa disadari, kebiasaan menyentuh wajah atau memencet jerawat bisa memperparah kondisi kulit. Hal ini sering menjadi penyebab utama bekas jerawat yang sulit hilang.
Jika kamu serius menjalankan cara menghilangkan bekas jerawat, mulailah dengan menghentikan kebiasaan ini. Memencet jerawat dapat merusak jaringan kulit dan memperbesar risiko terbentuknya bopeng permanen.
Pertimbangkan Perawatan Klinis Jika Diperlukan
Untuk bekas jerawat yang tergolong berat, perawatan rumahan saja mungkin tidak cukup. Dalam kondisi tertentu, cara menghilangkan bekas jerawat yang paling efektif adalah melalui tindakan medis.
Beberapa opsi perawatan klinis:
- Chemical peeling
- Microneedling
- Laser treatment
- Subcision untuk bopeng dalam
Konsultasikan dengan dokter kulit agar kamu mendapatkan perawatan yang sesuai dan aman.
Konsistensi adalah Kunci Utama
Banyak orang berhenti di tengah jalan karena merasa hasilnya lambat. Padahal, cara menghilangkan bekas jerawat memang membutuhkan waktu.
Perubahan biasanya baru terlihat setelah beberapa minggu hingga bulan.
Gunakan produk secara rutin, hindari sering berganti skincare, dan berikan waktu bagi kulitmu untuk beradaptasi dan beregenerasi.
Baca juga: Apa Itu Pneumonia? Penjelasan, Gejala, dan Penyebab
Kelola Stres dan Jaga Kesehatan Mental

Stres berkepanjangan dapat memicu peradangan dan memperlambat penyembuhan kulit. Karena itu, aspek mental juga tidak boleh diabaikan dalam cara menghilangkan bekas jerawat.
Luangkan waktu untuk relaksasi, olahraga ringan, atau melakukan aktivitas yang kamu sukai. Kulit yang sehat sering kali merupakan refleksi dari kondisi tubuh dan pikiran yang seimbang.
Kombinasi antara perawatan rumahan, penggunaan produk yang sesuai, dan penerapan gaya hidup sehat menjadi fondasi utama agar bekas jerawat dapat memudar secara bertahap.
Prinsip konsistensi ini juga sejalan dengan strategi digital yang berkelanjutan, seperti yang diterapkan Optimaise sebagai digital agency Malang penyedia jasa backlink berkualitas untuk membantu meningkatkan kredibilitas dan performa website secara organik.
Melalui beragam strategi yang terarah dan aman, pertumbuhan visibilitas digital dapat dicapai dalam jangka panjang.
Di sela-sela upaya itu, kamu juga dapat menikmati waktu luang dengan menyimak artikel dongeng pendek anak SD yang ringan, edukatif, dan cocok dibaca untuk menghadirkan suasana santai sekaligus bermakna.
