Smartphone Yang Terkena Peretasan Harus Melakukan 4 Cara Ini Sebelum Terlambat

Bayu

Peretasan Handphone Oleh Pihak Yang Tidak Bertanggung Jawab Makin Sering Terjadi

Smartphone yang biasa digunakan setiap hari dapat menjadi target peretasan pihak tidak bertanggung jawab. Banyak orang yang menyimpan data-data penting mereka di dalam handphone. Data-data penting seperti file pekerjaan dan perusahaan hingga dokumen pribadi seperti scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sangat sering disimpan di penyimpanan internal perangkat pribadi tersebut. Di era digital seperti saat ini, pengamanan perangkat dari tindak kejahatan sangatlah penting untuk dilakukan, apalagi dengan posisi smartphone sebagai pusat segala data dan informasi kebanyakan orang saat ini.

Di luar sana terdapat banyak sekali pihak yang ingin mendapatkan informasi pribadi dari orang lain untuk dimanfaatkan. Entah itu untuk mengambil aset dari orang yang bersangkutan hingga menggunakan informasi pribadi tersebut untuk melakukan tindak kejahatan yang dapat menyeret pemilik identitas ke dalam sebuah masalah yang dapat sangat merugikan pihak tersebut.

Dengan semakin bergantungnya orang dengan koneksi internet, tindak kejahatan daring yang terjadi juga semakin meningkat. Hal ini dapat terjadi karena banyak sekali pihak tidak bertanggung jawab yang ingin meretas smartphone orang lain untuk mendapatkan informasi pribadi dari orang tersebut. Tak hanya itu, beberapa pihak juga melakukan peretasan untuk menguras akun m-banking orang tertentu yang tentunya berdampak sangat buruk untuk korban.

Yang Harus Dilakukan Ketika Handphone Terkena Pertasan Pihak Lain

Ketika handphone sudah terkena hack dan mulai terjadi hal-hal aneh yang tidak biasa terjadi, maka ada beberapa hal yang harus dilakukan agar pelaku peretasan tidak mendapatkan informasi yang lebih banyak. Hal-hal berikut adalah langkah pencegahan yang harus dilakukan untuk mencegah banyaknya kehilangan yang terjadi kepada korban. Untuk itu, ada baiknya hal ini dilakukan secepat mungkin saat pemilik handphone sadar bahwa perangkat mereka sedang diretas oleh pihak lain.

Matikan Koneksi Apapun Yang Memiliki Akses Internet

Yang pertama kali harus dilakukan adalah mematikan segala koneksi internet yang tersambun ke perangkat seperti wi-fi dan juga data seluler yang dapat menyambungkat perangkat ke internet. Hal ini harus dilakukan karena hampir semua peretas membutuhkan internet untuk mengakses perangkat korban yang telah ditanami program untuk meretas. Jika perangkat tidak terhubung dengan akses internet, kemungkinan untuk data-data yang ada di dalam perangkat untuk bisa diakses oleh peretas dapat diminimalisir.

Dengan memutus akses internet juga dapat menghentikan proses transfer data yang kemungkinan sedang dilakukan oleh peretas kepada perangkat korban. Segala proses transfer yang terjadi antar perangkat secara jarak jauh pastinya membutuhkan koneksi internet agar data tersebut dapat terkirim ke perangkat peretas. Demi menghentika segala jenis akses dan transfer data, pengguna harus segara mematikan segala koneksi internet ke perangkat tersebut.

Gunakan Perangkat Lain Untuk Mengubah Kata Sandi Akun-Akun Dan Data Penting

Setelah mematikan segala koneksi internet ke perangkat yang sudah terkena hack, pengguna harus segera mengganti semua kata sandi dari akun akun penting seperti akun m-banking dan juga alamat email yang terhubung dengan perangkat yang terkena hack. Hal ini harus segera dilakukan karena kita tidak tahu data apa saja yang sudah diambil oleh peretas selama proses peretasan tengah berlangsung.

Untuk menghindari akun-akun penting untuk diakses oleh peretas yang sudah memiliki akses ke perangkat pengguna. Pengguna harus segera mengganti semua kata sandi dan juga informasi-informasi penting yang terkait dengan perbankan dan juga email yang terkait dengan perangkat tersebut. Hal ini dapat dilakukan menggunakan perangkat lain yang masih aman dari tindak peretasan.

Hapus Aplikasi Yang Dirasa Mencurigakan Yang Ada di Dalam Perangkat Yang Kena Peretasan

Peretasan biasanya terjadi karena pengguna memasang aplikasi yang tidak memiliki tingkat keamanan yang sudah terbukti. Biasanya aplikasi yang menjadi perantara oknum peretas merupakan aplikasi yang diinstal melalui sumber yang tidak dikenal. Sumber yang aman untuk melakukan instalasi aplikasi di smartphone adalah Google Play Store di Android dan juga Apple Store untuk iOS yang merupakan sumber resmi dimana semua aplikasi sudah dicek dan dipastikan keamanannya oleh pihak developer.

Jika pengguna merasa ada sebuah aplikasi yang tiba-tiba terinstal di perangkat mereka dan kemudian hal-hal aneh mulai terjadi, segera cari aplikasi yang dirasa mencurigakan lalu uninstall aplikasi tersebut. Kemungkinan besar aplikasi yang tidak dikenal atau terinstal dari sumber yang tidak jelas digunakan untuk menjadi alat peretasan yang digunakan untuk mengakses perangkat korban. Ada peretas yang masih harus mengakses perangkat secara remote untuk mendapatkan apa yang diinginkan, ada pula yang hanya memerlukan akses ke dalam perangkat tersebut untuk secara langsung mengambil data penting yang ada di perangkat tersebut.

Nonaktifkan Segala Jenis Pengalihan Panggilan

Hal ini penting untuk dilakukan agar peretas tidak memiliki akses ke nomor handphone pengguna dan melakukan panggilan menggunakan nomor telepon yang terdapat di dalam perangkat yang terkena hack. Untuk melakukan ini pengguna dapat menggunakan aplikasi dialer bawaan handphone dan menekan *#21# untuk memeriksa pengalihan panggilan lalu menekan #002# untuk menonaktifkan pengalihan panggilan di nomor handphone tersebut.

Baca juga: Ini Adalah 3 Ciri-Ciri Akun Whatsapp Sedang Disadap Yang Harus Diwaspadai

Langkah-Langkah Pencegahan Agar Handphone Lebih Aman Dari Peretasan

Peretasan handphone akan dapat dimimalisir jika pengguna perangkat mengerti cara-cara pencegahannya
Peretasan handphone akan dapat dimimalisir jika pengguna perangkat mengerti cara-cara pencegahannya

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pengguna smartphone untuk melindungi perangkat mereka dari tindak peretasan yang saat ini mudah sekali untuk terjadi. Langkah-langkah pencegahan ini dapat dilakukan oleh semua orang tanpa harus melakukan sesuatu yang terlalu rumit.

Hanya Instal Aplikasi Melalui Play Store Atau Apple Store

Yang paling mudah adalah dengan memastikan segala jenis aplikasi yang terinstal di perangkat pengguna hanya diinstal melalui sumber resmi yang keamanannya sudah terjamin di setiap aplikasinya. Dalam hal ini, untuk pengguna perangkat Android, pastikan semua aplikasi yang terinstal berasal dari Google Play Store, dan untuk pengguna perangkat iOS pastikan hanya menginstal aplikasi dari Apple Store.

Pastikan Perangkat Lunak Atau Software Selalu Menggunakan Versi Terbaru

Biasanya, produsen smartphone akan memberikan pembaruan secara berkala terhadap produk perangkat mereka. Pembaruan tersebut biasanya akan terinstal secara otomatis selama perangkat yang digunakan masih masuk ke dalam daftar pembaruan software. Pengguna dapat mengecek versi dari software yang terinstal di pengaturan perangkat, dan pastikan tidak ada pembaruan yang harus diinstal saat mengecek. Jika ada notifikasi pembaruan, lebih baik hal tersebut dilakukan untuk memastikan fitur keamanan yang ada di dalam perangkat tersebut selalu terupdate.

Sebagai penutup, Optimaise adalah Digital Agency Malang yang siap membantu anda untuk mengembangkan bisnis anda agar lebih dikenal oleh banyak orang. Salah satu yang ditawarkan adalah Jasa SEO Bali yang tentunya dapat dipercaya dengan hasil yang memuaskan.

Baca juga Cara Hack Whatsapp untuk informasi menarik yang dapat dibaca saat waktu senggang.

Lindungi website Anda dari ancaman siber.

Kami menyediakan proteksi komprehensif, mulai dari firewall, enkripsi data, hingga pemantauan keamanan 24/7 untuk memastikan bisnis Anda tetap aman dan terpercaya.

Mulai Sekarang
Optimaise