TipsIslam

Strategi Cerdas Mengelola THR Agar Tidak Sekadar Numpang Lewat di Rekening

Ludea

THR

Bagi sebagian besar pekerja di Indonesia, momen menjelang Lebaran bukan hanya soal mudik atau baju baru, tetapi juga soal dinantikannya THR (Tunjangan Hari Raya). Rasanya, melihat saldo rekening bertambah berkali lipat dalam satu malam adalah kebahagiaan hakiki yang sulit digambarkan. Namun, ada fenomena unik yang sering terjadi: Tunjangan Hari Raya datang secepat kilat, tapi habisnya lebih cepat dari suara petasan.

Mengelola THR dengan bijak adalah keterampilan finansial yang sangat penting. Tanpa perencanaan yang matang, uang tunjangan tersebut seringkali habis untuk pengeluaran impulsif yang sebenarnya tidak terlalu mendesak. Bagaimana cara agar uang bonus tahunan ini bisa memberikan manfaat jangka panjang? Mari kita kupas tuntas.

Memahami Aturan Resmi Tunjangan Hari Raya di Indonesia

Sebelum kita bicara soal cara menghabiskannya, Anda perlu tahu hak Anda. Berdasarkan aturan Kemenaker, Tunjangan Hari Raya wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

Besarannya pun sudah diatur:

  • Masa Kerja 12 Bulan atau Lebih: Berhak menerima 1 (satu) bulan upah.
  • Masa Kerja di Bawah 12 Bulan: Diberikan secara proporsional dengan perhitungan:

Besaran THR =   1fc5c05c 06f7 4c1b 884d 53e94bedeb77 X 1 Bulan upah

Memahami perhitungan ini membantu Anda menentukan ekspektasi budget yang akan diterima sehingga perencanaan keuangan bisa dilakukan jauh-jauh hari.

Formula 40-30-20-10: Alokasi Ideal Dana Tunjangan Hari Raya

Agar uang Tunjangan Hari Raya Anda tidak menguap begitu saja, gunakan formula alokasi berikut ini sebagai panduan dasar:

1. 40% untuk Kebutuhan Hari Raya

Ini adalah porsi utama untuk biaya mudik, membeli hidangan Lebaran, serta membeli kebutuhan pakaian baru jika memang diperlukan. Ingat, fokuslah pada kualitas, bukan sekadar gengsi.

2. 30% untuk Membayar Hutang atau Cicilan

Jika Anda memiliki utang kartu kredit atau pinjaman dengan bunga tinggi, gunakan momentum THR untuk melunasinya atau setidaknya mengurangi pokok pinjaman. Ini adalah langkah terbaik untuk meringankan beban finansial Anda di bulan-bulan berikutnya.

3. 20% untuk Tabungan dan Investasi

Jangan habiskan semuanya! Sisihkan setidaknya 20% dari THR untuk dana darurat atau instrumen investasi seperti Reksa Dana atau Emas. Bayangkan uang ini sebagai hadiah untuk “Anda di masa depan.”

4. 10% untuk Zakat dan Sedekah

Hari Raya adalah momen berbagi. Pastikan kewajiban zakat fitrah dan sedekah kepada orang yang membutuhkan sudah terpenuhi. Memberi tidak akan membuat Anda miskin, justru menambah keberkahan dari harta yang Anda terima.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan THR

Banyak orang terjebak dalam lubang finansial karena menganggap THR sebagai “uang gratis” yang boleh dihabiskan tanpa pikir panjang. Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus Anda hindari:

  • FOMO (Fear of Missing Out): Membeli barang elektronik atau gadget terbaru hanya karena teman-teman membelinya, padahal gadget lama masih berfungsi dengan sangat baik.
  • Lupa Dana Darurat: Langsung menghabiskan THR tanpa menyisihkan untuk biaya tak terduga. Ingat, setelah Lebaran, Anda masih harus menjalani hidup sampai tanggal gajian berikutnya.
  • Tergiur Diskon Berlebihan: Flash sale Ramadhan seringkali menjebak. Selalu buat daftar belanja sebelum membuka aplikasi marketplace.

Baca juga: Lebaran Tanggal Berapa 2026? Ini Prediksi Resmi, Potensi Perbedaan, dan Libur Panjangnya – Optimaise

Tips Bertahan Hidup Pasca Lebaran

Fenomena Kanker (Kantong Kering) pasca Lebaran adalah hal yang nyata. Untuk menghindarinya, pastikan gaji bulanan Anda tidak tercampur dengan dana THR. Gunakan gaji untuk biaya hidup rutin (listrik, makan harian, transportasi), dan gunakan THR khusus untuk biaya tambahan hari raya.

Jika Anda disiplin, Anda tidak akan merasa kesulitan finansial saat memasuki bulan baru setelah perayaan selesai. Konsistensi dalam menjaga aliran kas adalah kunci utama dari kesuksesan finansial.

Tools Digital Kelola THR Anda

seabank
seabank debit card

Di era digital ini, mencatat pengeluaran tidak lagi harus menggunakan buku tulis manual yang rapi. Memahami cara mengelola THR menjadi jauh lebih mudah dengan bantuan aplikasi keuangan yang bisa diakses langsung dari smartphone.

Berikut adalah rekomendasi alat digital yang bisa membantu Anda melacak setiap rupiah dari dana THR agar tidak hilang tanpa jejak:

1. Aplikasi Pencatat Keuangan (Money Manager)

Aplikasi seperti Money Lover, Wallet, atau BukuKas sangat efektif untuk membuat pos-pos anggaran khusus.

  • Fitur Unggulan: Anda bisa membuat kategori khusus bertajuk Budget Lebaran.
  • Manfaat: Setiap kali Anda membeli parsel atau membayar tiket mudik, Anda bisa langsung mencatatnya. Aplikasi akan memberikan grafik presentase, sehingga Anda tahu kapan harus berhenti belanja sebelum saldo THR mencapai batas kritis.

2. Fitur Kantong atau Pocket di Bank Digital

Banyak bank digital masa kini (seperti Jago, Jenius, atau Seabank) memiliki fitur untuk memisahkan saldo dalam satu rekening tanpa biaya admin tambahan.

  • Cara Pakai: Begitu THR cair, segera pindahkan 20% ke Kantong Tabungan dan 10% ke Kantong Zakat.
  • Manfaat: Dengan memisahkan dana secara visual, Anda tidak akan terkecoh melihat saldo utama yang terlihat besar, padahal sebagian sudah dialokasikan untuk kewajiban lain.

3. Aplikasi Investasi Reksa Dana (Auto-Debet)

Jika Anda tipe orang yang gatal ingin menghabiskan uang, gunakan aplikasi investasi seperti Bibit atau Bareksa.

  • Strategi: Setel fitur auto-debet tepat di tanggal THR Anda diprediksi cair.
  • Manfaat: Uang akan langsung diamankan ke instrumen investasi sebelum sempat Anda pakai untuk belanja barang yang tidak perlu. Ini adalah cara paling ampuh untuk memaksa diri menabung.

4. Google Sheets atau Notion

Bagi Anda yang menyukai detail dan kustomisasi, menggunakan template budgeting di Google Sheets atau Notion adalah pilihan tepat. Anda bisa memasukkan rumus kalkulasi otomatis untuk menghitung sisa dana setelah dikurangi kebutuhan pokok dan hutang.

THR adalah berkah tahunan yang seharusnya memperkuat kondisi finansial Anda, bukan malah membuat Anda pusing karena hutang baru. Dengan memahami hak Anda, menggunakan formula alokasi yang tepat, dan menghindari belanja impulsif, Anda bisa menikmati Hari Raya dengan tenang tanpa beban pikiran di kemudian hari.

Gunakan momen ini untuk menyeimbangkan antara kesenangan saat ini dengan keamanan finansial di masa depan. Selamat merencanakan keuangan dan selamat menyambut hari kemenangan dengan penuh kebijaksanaan!

Bagaimana dengan strategi Anda tahun ini? Apakah sudah memiliki daftar prioritas untuk alokasi THR nanti, atau masih bingung antara mau ditabung atau dipakai buat ganti HP baru?

Jika kamu ingin menemukan lebih banyak artikel informatif seperti di atas, kamu bisa mengunjungi Digtal Agency Malang. Di sana juga tersedia layanan Jasa Press Release untuk mendukung kebutuhan website kamu.

Kalau sedang ingin bacaan ringan, ada juga Dongeng Sebelum Tidur yang bisa dibaca kapan saja.

Baca Juga

Optimaise