Tips

10 Aplikasi Paylater Populer di Indonesia: Cek Limit, Bunga, dan Tips Sebelum Memakai

Ludea

paylater

Perkembangan teknologi finansial di Indonesia telah mengubah cara kita bertransaksi secara drastis. Salah satu inovasi yang paling berdampak adalah kehadiran fitur paylater yang memungkinkan konsumen untuk mendapatkan barang atau jasa saat ini juga dan membayarnya di kemudian hari, baik secara penuh maupun dicicil. Layanan ini bukan sekadar tren, melainkan solusi bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan konvensional atau kartu kredit.

Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, terdapat tanggung jawab finansial yang besar. Memahami struktur bunga, limit yang diberikan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing penyedia jasa adalah langkah krusial agar Anda tidak terjebak dalam masalah utang.

Memahami Ekosistem Pembayaran Digital di Indonesia

Sebelum masuk ke daftar aplikasi, penting untuk memahami bahwa mayoritas penyedia layanan paylater di Indonesia bekerja sama dengan lembaga jasa keuangan atau memiliki izin multifinance dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini memberikan lapisan keamanan bagi konsumen terkait perlindungan data pribadi dan transparansi biaya.

10 Aplikasi yang Paling Mendominasi Pasar Saat Ini

paylater
paylater akulaku

1. SPayLater (Shopee)

Sebagai bagian dari ekosistem Shopee, layanan ini sangat dominan karena integrasinya yang sangat erat dengan kebiasaan belanja daring masyarakat.

  • Limit: Pengguna baru biasanya mendapatkan limit Rp500.000 hingga Rp2.000.000, namun bisa ditingkatkan hingga Rp50.000.000 seiring meningkatnya transaksi.
  • Bunga: Suku bunga mulai dari 2,95% per bulan.
  • Kelebihan: Proses aktivasi sangat cepat, banyak promo cicilan 0%, dan bisa digunakan untuk membayar tagihan bulanan (listrik, air).
  • Kekurangan: Denda keterlambatan sebesar 5% per bulan dianggap cukup memberatkan bagi sebagian pengguna.

2. GoPay Later (Gojek/GoTo)

Layanan dari GoTo ini sangat diminati karena kepraktisannya untuk kebutuhan transportasi harian dan pesan antar makanan di GoFood.

  • Limit: Mulai dari Rp100.000 hingga Rp30.000.000.
  • Bunga: Menggunakan skema biaya langganan flat atau bunga sekitar 2% – 2,75% per bulan.
  • Kelebihan: Fitur “Pick Your Limit” memungkinkan pengguna mengatur sendiri batas maksimal agar tidak boros.
  • Kekurangan: Tidak semua pengguna Gojek langsung mendapatkan penawaran fitur ini secara otomatis.

3. Kredivo

Kredivo dikenal sebagai salah satu pemain paling stabil dengan jaringan merchant yang sangat luas, baik online maupun offline.

  • Limit: Mencapai Rp50.000.000 untuk akun Premium.
  • Bunga: 0% untuk tenor 30 hari dan 3 bulan. Untuk tenor 6-12 bulan, dikenakan bunga 2,6% per bulan.
  • Kelebihan: Bisa digunakan di ribuan toko fisik seperti Alfamart, Electronic City, hingga IKEA.
  • Kekurangan: Syarat pendaftaran akun Premium cukup ketat, mengharuskan pengguna memiliki penghasilan minimal Rp3.000.000 per bulan.

4. Akulaku Paylater

Akulaku merupakan pionir pembiayaan belanja barang elektronik di Asia Tenggara dengan proses persetujuan yang relatif longgar.

  • Limit: Hingga Rp25.000.000.
  • Bunga: Berkisar antara 1,5% hingga 3% per bulan.
  • Kelebihan: Sangat mudah disetujui bagi pengguna baru yang belum memiliki riwayat kredit di bank.
  • Kekurangan: Tampilan aplikasi yang terkadang membingungkan dengan banyaknya biaya admin tambahan di luar bunga pokok.

5. Traveloka PayLater

Bagi Anda yang gemar bepergian, fitur paylater dari Traveloka adalah teman perjalanan yang ideal untuk memesan tiket dan hotel tanpa harus menguras tabungan sekaligus.

  • Limit: Maksimal hingga Rp50.000.000.
  • Bunga: Menggunakan sistem skor kredit, mulai dari 2,14% hingga 4,78% per bulan.
  • Kelebihan: Fitur “Virtual Card Number” memungkinkan limit digunakan untuk belanja di merchant mana pun yang menerima pembayaran kartu kredit.
  • Kekurangan: Jika jarang digunakan untuk bepergian, limit bisa mengalami penurunan secara otomatis.

6. BRI Ceria

BRI Ceria adalah jawaban bagi konsumen yang mencari keamanan tingkat bank dengan bunga yang jauh lebih rendah daripada aplikasi non-bank.

  • Limit: Hingga Rp50.000.000.
  • Bunga: Sangat rendah, yakni 1,42% flat per bulan.
  • Kelebihan: Transparansi biaya sangat tinggi karena dikelola langsung oleh Bank BUMN (BRI).
  • Kekurangan: Proses pendaftaran seringkali hanya mulus bagi nasabah yang sudah memiliki rekening dan histori gaji (payroll) di BRI.

7. Paylater BCA

Menyusul kesuksesan kompetitor, BCA meluncurkan produk serupa yang dapat diakses langsung melalui aplikasi myBCA.

  • Limit: Hingga Rp20.000.000.
  • Bunga: Kompetitif di angka 1,1% hingga 1,25% per bulan tergantung tenor.
  • Kelebihan: Reputasi keamanan BCA yang tak perlu diragukan dan kemudahan pembayaran tagihan lewat debet otomatis.
  • Kekurangan: Saat ini masih bersifat undangan (by invitation), sehingga tidak semua nasabah bisa langsung menggunakannya.

8. Indodana

Indodana berfokus pada pembiayaan barang konsumsi dan sering memberikan promo menarik di marketplace besar seperti Tokopedia dan Blibli.

  • Limit: Maksimal Rp30.000.000.
  • Bunga: Mulai dari 3% per bulan.
  • Kelebihan: Sering mengadakan promo diskon langsung saat bertransaksi di merchant tertentu.
  • Kekurangan: Terdapat biaya layanan (service fee) di muka yang dapat mengurangi nilai manfaat jika tidak dihitung dengan cermat.

9. JULO

JULO menawarkan fleksibilitas lebih dengan fitur tarik tunai yang jarang dimiliki oleh penyedia jasa paylater lainnya secara resmi.

  • Limit: Hingga Rp50.000.000.
  • Bunga: Mulai dari 0,1% per hari (tergantung profil risiko pengguna).
  • Kelebihan: Bisa digunakan untuk bayar tagihan sekolah, iuran BPJS, hingga kirim dana ke dompet digital lain.
  • Kekurangan: Tenor cicilan cenderung lebih singkat dibandingkan aplikasi perbankan murni.

10. Atome

Aplikasi asal Singapura ini sangat populer di kalangan anak muda yang gemar berbelanja produk gaya hidup, kecantikan, dan fashion.

  • Limit: Biasanya dimulai dari Rp3.000.000 hingga Rp10.000.000.
  • Bunga: 0% untuk cicilan 3 bulan, namun mengenakan biaya administrasi tetap.
  • Kelebihan: Jaringan merchant yang berfokus pada gaya hidup (seperti Sephora, MAP Group, dan ZARA).
  • Kekurangan: Tidak cocok untuk pembelian barang berharga tinggi seperti motor atau gadget kelas atas karena limitnya terbatas.

Baca juga: 7 Cara Pinjam di DANA Paylater, Limit Hingga Jutaan dan Bisa Cair Cepat

Risiko Menggunakan Paylater

paylater
paylater indodana

Menggunakan paylater bukan berarti Anda mendapatkan “uang gratis”. Setiap rupiah yang Anda gunakan adalah pinjaman yang harus dikembalikan. Ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan agar skor kredit Anda tetap bersih:

  1. Suku Bunga Efektif vs Flat

Pastikan Anda memahami apakah bunga dihitung dari saldo awal atau saldo menurun. Bunga perbankan (BRI/BCA) biasanya lebih ringan secara akumulatif.

  1. Denda Keterlambatan

Beberapa aplikasi mengenakan denda harian yang cukup besar. Jika terlambat satu minggu saja, tagihan Anda bisa membengkak secara signifikan.

  1. Dampak pada SLIK OJK

Riwayat pembayaran Anda akan tercatat di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Jika Anda macet membayar tagihan paylater, di masa depan Anda akan kesulitan mengajukan KPR atau kredit kendaraan bermotor.

Layanan paylater seharusnya digunakan sebagai alat manajemen arus kas, bukan untuk menutupi gaya hidup yang melampaui kemampuan finansial Anda. Pengguna yang cerdas akan memanfaatkan promo bunga 0% dan melunasinya tepat waktu sebelum bunga berjalan.

Tips Memilih Aplikasi yang Tepat

Setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda. Jika Anda adalah seorang profesional yang memiliki penghasilan tetap di bank besar, menggunakan produk dari BRI atau BCA sangat disarankan karena bunga yang lebih rendah. Namun, bagi pekerja lepas atau pengusaha muda yang membutuhkan proses cepat tanpa ribet, Kredivo atau Akulaku bisa menjadi solusi instan.

Kehadiran paylater memang mempermudah hidup, tetapi pengendalian diri tetap menjadi kunci utama. Selalu hitung rasio utang Anda; idealnya, total cicilan bulanan tidak boleh melebihi 30% dari total pendapatan bulanan Anda.

Layanan pembayaran tunda atau paylater telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern di Indonesia. Dengan 10 pilihan aplikasi di atas, Anda memiliki kebebasan untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan belanja dan profil risiko Anda. Ingatlah bahwa transparansi, kecepatan, dan kenyamanan harus selalu dibarengi dengan kedisiplinan finansial agar fitur ini benar-benar memberikan manfaat, bukan beban.

Jika kamu ingin menemukan lebih banyak artikel informatif seperti di atas, kamu bisa mengunjungi Optimaise. Di sana juga tersedia layanan Jasa Backlink untuk mendukung kebutuhan website kamu.

Kalau sedang ingin bacaan ringan, ada juga Dongeng Pendek untuk anak SD yang bisa dibaca kapan saja.

Baca Juga

Optimaise