Cerita rakyat Indonesia selalu punya cara menarik untuk dikenang, salah satunya adalah cerita dongeng Timun Mas yang sudah dikenal sejak lama.
Cerita tentang gadis pemberani yang melarikan diri dari raksasa ini tidak hanya seru, tetapi juga sarat dengan pesan tentang keberanian, kecerdikan, dan harapan.
Menariknya, carita dongeng Timun Mas sering diceritakan kembali dalam berbagai versi bahasa, sehingga kamu bisa menikmatinya dengan cara yang berbeda.
Melalui berbagai versi ini, kamu tidak hanya menikmati dongeng klasik, tetapi juga bisa belajar bahasa sekaligus memahami kekayaan budaya Nusantara.
Table of Contents
Cerita Dongeng Timun Mas dalam Bahasa Inggris

Long ago, a poor farmer and his wife lived in a small village near a forest. They worked hard every day and lived peacefully, but they were very sad because they had no children.
Every day, they prayed to God, hoping to be blessed with a child.
One day, a giant passed by their house and heard their prayers. The giant then gave them some cucumber seeds.
“Plant these seeds,” said the giant. “You will have a daughter.”
The couple was very happy. “Thank you, Giant,” they said.
“But remember,” the giant continued, “when the girl turns seventeen, you must give her to me.”
The couple longed for a child so much that they agreed without thinking.
They planted the cucumber seeds and carefully took care of the plants every day. Months later, one cucumber grew bigger than the others and shone with a golden color.
When it was ripe, they picked it and cut it open. To their surprise, they found a beautiful baby girl inside the cucumber. They named her Timun Mas, which means “Golden Cucumber.”
Years passed, and Timun Mas grew into a beautiful and kind girl. Her parents loved her very much. However, as her seventeenth birthday approached, they became very worried because the giant would return.
When the giant finally came to claim Timun Mas, the farmer asked him to wait. Meanwhile, he quickly gave Timun Mas a small cloth bag filled with magical items and told her to run away.
The giant soon realized he had been tricked and chased Timun Mas into the forest. While running, Timun Mas threw a handful of salt behind her. Suddenly, a wide sea appeared, forcing the giant to swim across it.
Next, she threw some chili. Instantly, thorny trees grew and trapped the giant for a moment. Then Timun Mas threw cucumber seeds, and a vast cucumber field appeared. The hungry giant ate many cucumbers and fell asleep.
But when he woke up, he chased her again. In fear, Timun Mas threw the last item, shrimp paste. Suddenly, a large mud swamp appeared. The giant fell into it and slowly sank.
Timun Mas safely returned home, and she lived happily with her parents without fear ever again.
Baca juga: 10 Dongeng Sebelum Tidur dengan Humor Sederhana dan Bermakna
Cerita Dongeng Timun Mas dalam Bahasa Jawa

Ing jaman biyen, ana pasangan petani sing manggon ing sawijining desa cedhak alas. Uripé prasaja nanging tentrem.
Nanging wong loro kuwi rumangsa sedhih amarga durung duwe anak. Saben dina padha ndedonga marang Gusti supaya diparingi anak.
Ing sawijining dina, ana raksasa liwat ing cedhak omahé. Raksasa kuwi krungu pandongane pasangan petani mau. Banjur raksasa menehi wiji mentimun.
“Tandurana wiji iki. Mengko kowe bakal nduwé anak wadon,” ujare raksasa.
Pasangan petani kuwi bungah banget. Nanging raksasa menehi syarat, “Nalika bocah kuwi wis umur pitulas taun, kowe kudu nyerahake marang aku.”
Amarga kepéngin banget nduwé anak, pasangan petani kuwi banjur sarujuk.
Wiji mentimun mau banjur ditandur lan dirumat saben dina kanthi becik. Sawetara wulan sabanjuré, tuwuh mentimun gedhé sing warnané emas.
Nalika wis mateng, mentimun kuwi dipetik lan dibelah. Ternyata ing njero ana bayi wadon sing ayu banget. Bayi kuwi banjur dijenengi Timun Mas.
Taun demi taun liwati. Timun Mas tuwuh dadi bocah wadon sing ayu lan becik atiné. Wong tuwané tresna banget marang dheweke.
Nanging nalika umuré meh pitulas taun, wong tuwané dadi kuwatir amarga kelingan janji marang raksasa.
Nalika raksasa teka kanggo njupuk Timun Mas, bapaké Timun Mas njaluk wektu sedhela. Banjur dheweke menehi kantong cilik isi barang-barang ajaib lan dhawuh supaya Timun Mas mlayu adoh menyang alas.
Raksasa banjur ngejar Timun Mas. Nalika mlayu, Timun Mas nyebarake uyah. Dumadakan muncul segara amba sing ngalangi raksasa.
Sawisé kuwi, Timun Mas mbuwang lombok. Sakcepete tuwuh wit-witan sing kebak eri lan ngalangi raksasa. Banjur Timun Mas nyebarake wiji mentimun.
Dumadakan dadi kebon mentimun sing amba banget. Raksasa mangan mentimun kuwi nganti wareg lan banjur turu.
Nalika raksasa tangi maneh lan meh nyekel Timun Mas, dheweke mbuwang terasi udang. Dumadakan muncul rawa lumpur sing jero. Raksasa tiba lan alon-alon klelep ing njero rawa kuwi.
Timun Mas pungkasane slamet lan bali menyang omahé. Wong tuwané bungah banget amarga anaké wis selamet. Wiwit wektu kuwi, Timun Mas urip tentrem lan bahagia bareng wong tuwané.
Baca juga: 5 Cerita Dongeng Hewan Imajinatif dengan Pesan Mendalam
Cerita Dongeng Timun Mas dalam Bahasa Indonesia

Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri petani di sebuah desa yang terletak di dekat hutan. Mereka hidup sederhana dan rukun.
Namun, mereka merasa sedih karena belum memiliki anak. Setiap hari mereka berdoa kepada Tuhan agar dikaruniai seorang anak.
Suatu hari, seorang raksasa melewati rumah mereka dan mendengar doa pasangan tersebut. Raksasa itu lalu memberikan beberapa biji mentimun.
“Tanamlah biji mentimun ini. Kalian akan mendapatkan seorang anak perempuan,” kata raksasa.
Pasangan petani itu sangat senang. Namun raksasa memberikan satu syarat. “Ketika anak itu berusia tujuh belas tahun, kalian harus menyerahkannya kepadaku.”
Karena sangat menginginkan anak, pasangan itu pun menyetujui syarat tersebut. Mereka kemudian menanam biji mentimun itu dan merawatnya dengan penuh perhatian setiap hari.
Beberapa bulan kemudian, tumbuhlah sebuah mentimun besar berwarna keemasan. Ketika mentimun itu matang, mereka memetiknya dan membelahnya.
Betapa terkejutnya mereka ketika menemukan seorang bayi perempuan yang sangat cantik di dalamnya. Bayi itu kemudian diberi nama Timun Mas.
Tahun demi tahun berlalu. Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang cantik, baik hati, dan rajin. Kedua orang tuanya sangat menyayanginya.
Namun, ketika Timun Mas mendekati usia tujuh belas tahun, mereka mulai merasa cemas karena teringat janji mereka kepada raksasa.
Suatu hari raksasa itu datang untuk menagih janjinya. Ayah Timun Mas meminta raksasa itu menunggu sebentar.
Sementara itu, ia memberikan sebuah kantong berisi benda-benda ajaib kepada Timun Mas dan menyuruhnya segera melarikan diri.
Raksasa yang menyadari dirinya telah ditipu segera mengejar Timun Mas ke dalam hutan. Saat berlari, Timun Mas menaburkan segenggam garam dari kantongnya. Tiba-tiba muncul lautan luas yang menghalangi raksasa.
Kemudian Timun Mas melemparkan cabai. Seketika tumbuh semak berduri yang tajam dan menghambat raksasa.
Setelah itu ia menebarkan biji mentimun yang berubah menjadi kebun mentimun yang sangat luas. Raksasa yang kelaparan memakan mentimun-mentimun itu hingga tertidur.
Namun ketika raksasa terbangun, ia kembali mengejar Timun Mas. Dengan sisa keberanian, Timun Mas melemparkan benda terakhir, yaitu terasi udang. Seketika muncul danau lumpur yang luas. Raksasa terjatuh ke dalamnya dan perlahan tenggelam.
Akhirnya Timun Mas berhasil selamat dan kembali ke rumah. Kedua orang tuanya sangat bahagia melihatnya kembali. Sejak saat itu mereka hidup tenang dan bahagia tanpa rasa takut lagi.
Sebagai salah satu cerita rakyat yang sudah diwariskan dari generasi ke generasi, kisah dongeng Timun Mas tetap menarik untuk dibaca hingga sekarang.
Cerita tentang keberanian Timun Mas menghadapi raksasa bukan hanya menghadirkan petualangan yang seru, tetapi juga mengajarkan bahwa kecerdikan dan keberanian bisa membantu seseorang keluar dari situasi sulit.
Ketika cerita ini disajikan dalam beberapa versi bahasa, kamu juga bisa melihat bagaimana dongeng klasik tetap relevan sekaligus mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai latar belakang.
Jika kamu ingin menghadirkan cerita, artikel, atau konten menarik agar lebih mudah ditemukan oleh banyak orang di internet, Optimaise sebagai digital marketing agency Malang yang menyediakan jasa press release dapat membantu mempublikasikan kontenmu secara lebih luas dan strategis.
Jangan lewatkan juga berbagai artikel menarik lainnya, termasuk kumpulan dongeng pendek anak SD yang bisa kamu baca untuk menambah referensi cerita seru dan penuh pesan moral.
