Makan merupakan aktivitas sehari-hari yang sering dianggap sebagai rutinitas biasa. Padahal dalam Islam, makan bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan tubuh, tetapi juga bisa menjadi ibadah jika dilakukan dengan cara yang benar dan disertai doa.
Salah satu amalan sederhana yang sering diajarkan sejak kecil adalah membaca doa sesudah makan. Doa ini menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang telah diberikan. Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan ini memiliki makna yang sangat dalam karena mengajarkan pentingnya bersyukur dalam kehidupan.
Dalam kehidupan modern yang serba cepat, banyak orang yang makan sambil terburu-buru bahkan lupa berdoa. Padahal Rasulullah SAW mengajarkan bahwa setiap nikmat sekecil apa pun layak disyukuri.
Melalui artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang doa sesudah makan, mulai dari bagaimana Al-Qur’an memandang makanan, adab makan dalam Islam, sunnah yang dianjurkan, hingga hadits Nabi yang berkaitan dengan doa setelah makan.
Table of Contents
Makan di dalam Al-Quran

Al-Qur’an menyebutkan banyak sekali ayat yang berkaitan dengan makanan. Dalam beberapa ayat, Allah memerintahkan manusia untuk memakan makanan yang halal dan baik (halalan thayyiban).
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًاۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ ١٦٨
yâ ayyuhan-nâsu kulû mimmâ fil-ardli ḫalâlan thayyibaw wa lâ tattabi‘û khuthuwâtisy-syaithân, innahû lakum ‘aduwwum mubîn
Wahai manusia, makanlah sebagian (makanan) di bumi yang halal lagi baik dan janganlah mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia bagimu merupakan musuh yang nyata.
Perintah ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya memperhatikan aspek ibadah, tetapi juga kehidupan sehari-hari termasuk apa yang kita konsumsi.
Selain itu, Al-Qur’an juga mengingatkan agar manusia tidak berlebihan dalam makan. Sikap berlebihan dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan dan juga menunjukkan kurangnya pengendalian diri.
Ada pula ayat yang menjelaskan bahwa makanan merupakan salah satu bentuk rezeki dari Allah yang harus disyukuri. Artinya, setiap makanan yang kita nikmati sebenarnya adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
Dari sini kita bisa memahami bahwa makan bukan hanya tentang rasa kenyang, tetapi juga tentang kesadaran bahwa ada nikmat Allah di dalamnya.
Adab Makan dan Minum di Islam

Islam mengajarkan adab dalam hampir setiap aktivitas, termasuk makan dan minum. Adab ini bertujuan agar aktivitas sederhana pun memiliki nilai ibadah.
Berikut beberapa adab makan dan minum dalam Islam:
Membaca Doa Sebelum Makan
Dianjurkan membaca “Bismillah” sebelum makan sebagai bentuk memohon keberkahan.
Menggunakan Tangan Kanan
Rasulullah mengajarkan makan dengan tangan kanan sebagai bentuk adab yang baik.
Tidak Mencela Makanan
Jika tidak menyukai makanan, cukup tidak memakannya tanpa perlu mencela.
Tidak Berlebihan
Islam melarang makan berlebihan karena dapat merugikan kesehatan.
Bersyukur Setelah Makan
Setelah makan, dianjurkan membaca doa sebagai bentuk rasa syukur.
Tidak Mubazir
Menghabiskan makanan secukupnya merupakan bagian dari adab agar tidak menyia-nyiakan rezeki.
Dengan menjaga adab ini, makan tidak hanya menjadi aktivitas fisik tetapi juga aktivitas spiritual.
Baca Juga: Doa Minum Air Zam Zam: Bacaan Lengkap, Adab, dan Keistimewaannya dalam Islam
Bacaan Doa Sesudah Makan Arab, Latin, dan Terjemahan Bahasa Indonesia
Setelah selesai makan, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
Berikut bacaan doa sesudah makan yang umum diajarkan:
Arab
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا
وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Latin
Alhamdulillāhilladzī ath‘amanā wa saqānā
wa ja‘alanā minal muslimīn.
Terjemahan Bahasa Indonesia
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang Muslim.”
Doa ini mengajarkan bahwa nikmat makanan bukan hanya tentang rasa kenyang, tetapi juga tentang nikmat iman dan Islam.
Selain doa tersebut, terdapat pula doa lain yang juga diriwayatkan dalam hadits:
Arab
الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
غَيْرَ مَكْفِيٍّ وَلَا مُوَدَّعٍ وَلَا مُسْتَغْنًى عَنْهُ رَبَّنَا
Doa ini menunjukkan betapa pentingnya rasa syukur setelah makan.
Sunnah Saat Makan
Selain adab, Rasulullah SAW juga memberikan contoh sunnah yang dapat diamalkan saat makan.
Berikut beberapa sunnah tersebut:
Duduk Saat Makan
Rasulullah makan dalam posisi duduk dengan tenang, tidak sambil berdiri kecuali dalam kondisi tertentu.
Makan Secara Perlahan
Makan tidak dianjurkan terburu-buru agar tubuh dapat mencerna makanan dengan baik.
Mengambil Makanan Terdekat
Rasulullah mengajarkan mengambil makanan dari bagian yang paling dekat.
Menjilat Jari Setelah Makan
Dalam hadits disebutkan bahwa terdapat keberkahan pada sisa makanan di jari.
Membersihkan Sisa Makanan
Tidak membiarkan makanan terbuang juga termasuk sunnah.
Minum dengan Tiga Kali Tegukan
Rasulullah minum secara bertahap, tidak sekaligus.
Jika dilihat, sunnah-sunnah ini juga memiliki manfaat kesehatan yang diakui secara modern.
Hadits Nabi tentang Doa Sesudah Makan
Dalam beberapa hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu membaca doa setelah makan sebagai bentuk syukur.
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa siapa yang membaca doa setelah makan, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu (dengan izin Allah).
Hadits ini menunjukkan bahwa amalan sederhana seperti membaca doa setelah makan memiliki nilai pahala yang besar.
Rasulullah juga mengajarkan bahwa Allah ridha kepada hamba yang bersyukur setelah makan dan minum.
Hal ini menunjukkan bahwa rasa syukur merupakan bagian penting dalam ajaran Islam.
Selain itu, kebiasaan Rasulullah ini juga menjadi teladan bahwa seorang Muslim sebaiknya tidak melupakan Allah dalam keadaan apa pun, bahkan setelah menikmati makanan.
Tanya Jawab Seputar Doa Sesudah Makan
Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait doa setelah makan:
Apakah doa sesudah makan wajib?
Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena merupakan sunnah Rasulullah.
Bagaimana jika lupa membaca doa?
Tidak berdosa, namun sebaiknya tetap dibiasakan agar menjadi kebiasaan baik.
Apakah anak-anak perlu diajarkan doa ini?
Ya. Mengajarkan doa sejak kecil membantu membentuk karakter yang bersyukur.
Apakah boleh membaca doa dengan bahasa Indonesia?
Boleh. Selain membaca doa yang diajarkan Nabi, seseorang juga boleh berdoa dengan bahasa sendiri.
Apakah doa harus dibaca keras?
Tidak harus. Bisa dibaca pelan atau dalam hati.
Apa manfaat membaca doa setelah makan?
Beberapa manfaatnya:
- Melatih rasa syukur
- Mendapat pahala
- Mengingat Allah
- Membentuk kebiasaan baik
Baca Juga: Doa Mau Tidur: Bacaan Lengkap, Sunnah Sebelum Tidur, dan Keutamaannya dalam Islam
Membaca doa sesudah makan mungkin terlihat seperti kebiasaan kecil, tetapi memiliki makna yang sangat besar dalam kehidupan seorang Muslim. Doa ini mengajarkan bahwa setiap nikmat, sekecil apa pun, patut disyukuri.
Melalui doa ini, kita juga diingatkan bahwa makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang keberkahan dan rezeki dari Allah SWT.
Dengan membiasakan membaca doa setelah makan serta mengikuti adab dan sunnah yang diajarkan Rasulullah, aktivitas makan dapat berubah menjadi ibadah yang bernilai pahala.
Pada akhirnya, kebiasaan sederhana seperti membaca doa setelah makan sama seperti membaca surat yasin lengkap 83 ayat kursi, dapat membentuk pribadi yang lebih bersyukur, lebih sadar akan nikmat Allah, dan lebih menghargai setiap rezeki yang diberikan dalam kehidupan sehari-hari.
Terkahir, bagi Anda yang sedang mencari Jasa Penulisan Artikel atau mungkin Digital Agency Malang, maka Optimaise, bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan dukungan tim profeisonal Optimaise tidak hanya memiliki layanan jasa penulisan artikel terbaik tapi juga jasa SEO terpercaya yang siap membawa website Anda masuk peringkat satu mesin pencari!
