Akun Facebook Akan Aman Jika 4 Hal Ini Dilakukan

Bayu

Keamanan akun Facebook masih menjadi hal yang harus terus ditingkatkan

Facebook masih menjadi platform media sosial yang memiliki banyak pengguna aktif yang menggunakanya untuk berbagai hal. Banyaknya pengguna aktif di era digital yang cepat ini juga menjadi sebuah pertanda bahwa platform ini masih bisa relevan. Bahkan untuk di tahun 2026 ini dengan hadirnya banyak aplikasi baru dan yang paling terkenal di antara mereka, TikTok.

Banyaknya pengguna Facebook ini tentunya masih belum diimbangi dengan kepedulian pengguna aplikasi terhadap keamanan akun mereka. Karena seperti yang kita ketahui bersama, tindak pencurian akun di era digital ini masih menjadi masalah yang banyak ditemui di semua wilayah oleh semua kalangan. Oleh sebab itu, artikel ini akan membahas apa saja yang harus dilakukan untuk mengamankan akun dan apa saja tanda bahwa akun telah dicuri oleh pihak lain.

Masih banyak hal-hal kecil yang dapat membahayakan keamanan di dunia digital masih dilakukan dengan anggapan bahwa hal tersebut bukanlah hal yang harus diwaspadai. Salah satu contohnya adalah menekan sembarang tautan yang mereka temukan ketika sedang berselancar di dunia maya. Hal tersebut tampak tidak berbahaya secara kasat mata, namun jika dilihat lebih dalam, ada bahaya yang sedang mengintai orang yang suka menekan tautan sembarangan.

Cara-Cara Agar Akun Facebook Bisa Tetap Aman

Ada beberapa cara yang harus diperhatikan dalam menjaga keamanan akun Facebook di era digital yang cepat ini. Saat ini banyak sekali modus yang digunakan untuk bisa mengambil alih akun orang lain. Cara-cara yang dilakukan meliputi link phising hingga mengaku sebagai orang yang dikenal untuk mendapatkan semua informasi terkait dengan data akun yang ingin didapatkan. Oleh sebab itu, pengguna harus tetap berhati-hati dalam melakukan apapun di ruang digital.

Pastikan Akun Tertaut Dengan E-mail dan Nomor Telepon Yang Aktif

Hal ini terdengar cukup simpel namun masih banyak orang menyepelekan hal tersebut dengan anggapan bahwa akun e-mail apapun juga dapat digunakan untuk tersambung dengan Facebook mereka. Padahal dengan menautkan akun mereka dengan e-mail aktif akan dapat membantu untuk mengamankan akun dan juga melakukan pemulihan akun jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap akun mereka.

Saat ini pun akun Facebook tidak dapat sebebas itu dibuat seperti di awal-awal rilis mereka. Saat ini banyak aplikasi media sosial yang membutuhkan satu e-mail atau nomor telepon yang belum pernah terkonek dengan akun yang sudah aktif untuk bisa dibuat. Hal ini ditujukan untuk mengurangi pembuatan akun yang digunakan untuk tindak kejahatan dan juga memastikan semua akun dapat diamankan dengan fitur keamanan yang tersedia.

Nyalakan Autentikasi Dua Faktor

Fitur keamanan akun yang tersedia di pengaturan ini masih menjadi fitur yang terasa tidak penting bagi banyak pengguna Facebook. Masih banyak pengguna yang merasa bahwa akun mereka akan tetap aman meskipun tanpa menggunakan autentikasi tambahan untuk masuk ke dalam akun mereka. Padahal hal ini akan sangat membantu jika ada orang tidak dikenal yang ingin masuk ke akun pengguna tanpa pengetahuan pemilik akun.

Dengan aktifnya autentikasi tambahan tersebut, sebuah kode tambahan akan dibutuhkan untuk masuk ke dalam akun yang besangkutan. Kode tersebut akan dikirim melalui e-mail ataupun nomor telepon yang tertaut dengan akun Facebook tersebut. Maka dari itu, memastikan akun e-mail dan nomor telepon yang tertaut masih aktif adalah yang sangat penting untuk menjaga keamanan akun yang dimiliki.

Gunakan Kata Sandi Yang Rumit dan Unik

Penggunaan kata sandi yang dilengkapi dengan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan juga simbol merupakan saran yang sudah lama diberikan untuk menjaga akun Facebook tetap aman. Namun masih banyak orang menggunakan kata sandi yang mudah dengan alasan mereka takut lupa jika menggunakan kata sandi yang terlalu rumit. Namun sebenarnya hal tersebut sudah memiliki solusi dengan mencatat kata sandi tersebut di aplikasi catatan yang tersedia di ponsel mereka.

Saat ini pun Google juga memiliki fitur untuk menciptakan kata sandi acak yang kemudian akan lansung terkait dengan username dari akun tersebut. Kata sandi tersebut kemudian akan tersimpan di akun e-mail utama perangkat yang digunakan. Hal ini tentunya dapat sangat membantu karena kata sandi yang sangat acak akan sangat sulit untuk ditembus oleh pihak dikenal yang ingin masuk ke akun tersebut.

Pastikan Hanya Menekan Tautan ke Sumber Yang Keamannya Jelas dan Bukan Tautan Asing

Hal ini tidak hanya berlaku untuk Facebook, namun juga untuk keamanan digital secara umum. Banyak sekali tautan-tautan yang disebar di dunia maya yang berisi virus dan juga malware yang tentunya sangat berbahaya untuk keamanan perangkat pengguna. Banyaknya celah keamanan yang terdapat di dunia maya membuat pengguna harus sangat waspada sebelum mereka menekan tautan yang mereka temukan saat berselancar di internet.

Tautan tersebut dapat menjadi link phising yang dapat mengambil informasi pribadi mereka dan mengirimnya ke pihak tidak bertanggung jawab. Semua informasi pribadi tersebut dapat digunakan untuk banyak hal yang merugikan korban, mulai dari kehilangan akun hingga menggunakan informasi pribadi korban untuk digunakan sebagai tindak kejahatan. Untuk itu pengetahuan untuk membedakan tautan yang aman dan tidak menjadi hal yang sangat penting.

Baca juga: Jika Facebook Terkena Hack, Inilah 3 Cara Yang Harus Dilakukan Untuk Mengembalikan Akun ke Pemilik Akun

Link phising merupakan link yang tampilannya dibuat semirip mungkin dengan tautan resmi dari berbagai lembaga atau paltform. Bagi orang awam yang kurang pemahaman tentang keamanan digital, tampilan yang dibuat sangat mirip memang sangat bisa menipu, namun terdapat banyak sekali hal yang akan terasa janggal jika dibandingan dengan tautan asli yang digunakan untuk masuk ke dalam akun yang bersangkutan.

Biasanya yang membuat tautan phising ini mudah untuk ketahuan adalah URL tautan yang tidak bisa menggunakan URL yang sama dengan tautan platform resmi. URL atau tautan yang diklik memang merupakan hal yang paling mudah untuk dicek apakah merupakan tautan asli atau tautan palsu yang menyerupai tautan aslinnya. Dengan memastikan URL yang diakses meruapakan tautan resmi, pengguna dapat memastikan keamanan dari tautan yang dikunjungi.

Yang Harus Dilakukan Saat Akun Facebook Dicuri atau Diretas

Akun Facebook yang sudah dicuri masih dapat kembali jika dilaporkan secepatnya
Akun Facebook yang sudah dicuri masih dapat kembali jika dilaporkan secepatnya

Jika hal yang tidak diinginkan terjadi pada akun Facebook pengguna seperti sudah tercuri atau diretas pihak yang tidak diketahui, ada satu tautan resmi yang sudah disediakan oleh tim Meta untuk hal tersebut. Di browser komputer atau ponsel kunjungi tautan “facebook.com/hacked” yang merupakan tautan untuk pelaporan bahwa akun telah diretas oleh orang lain.

Di dalam tautan tersebut, pengguna akan diminta untuk memasukkan data data dan informasi terkait dengan akun yang diretas. Semua petunjuk dan arahan akan tersedia di tautan tersebut, dan pengguna diharapkan untuk mengisi semuanya secara benar.

Baca juga cara Restore Akun Whatsapp untuk tambahan informasi yang dapat anda baca kapanpun

Sebagai penutup, Optimaise siap membantu anda untuk mengembankan bisnis anda dengan berbagai jasa yang ditawarkan. Salah satu jasa yang ditawarkan adalah Jasa SEO yang tentunya memberikan hasil yang memuaskan

Lindungi website Anda dari ancaman siber.

Kami menyediakan proteksi komprehensif, mulai dari firewall, enkripsi data, hingga pemantauan keamanan 24/7 untuk memastikan bisnis Anda tetap aman dan terpercaya.

Mulai Sekarang
Optimaise