Bagi sebagian orang, Sholat Dhuha menjadi sebuah rutinitas. Bagi yang lain, ia menjadi harapan—terutama ketika sedang mencari kelapangan rezeki atau ketenangan hati. Namun lebih dari itu, doa Sholat Dhuha bukan sekadar permintaan materi saja. Ia adalah pengakuan bahwa segala kecukupan berasal dari Allah SWT.
Melalui artikel ini, mari kita pahami lebih dalam tentang Sholat Dhuha, doa yang menyertainya, serta bagaimana ia bisa menjadi penguat langkah dalam kehidupan sehari-hari.
Table of Contents
Sekilas Tentang Sholat Dhuha

Sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu ketika matahari sudah terbit hingga menjelang waktu Zuhur. Waktunya dimulai sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit dan berakhir sebelum masuk waktu Zuhur.
Sholat ini minimal dikerjakan dua rakaat dan bisa dikerjakan hingga delapan atau dua belas rakaat, dengan salam setiap dua rakaat.
Disebut sebagai sholatnya orang-orang yang kembali kepada Allah SWT, Sholat Dhuha menjadi simbol kedekatan seorang hamba di tengah kesibukan dunia. Ia dilakukan bukan karena kewajiban, tetapi karena kerinduan.
Di tengah ritme hidup yang begitu cepat, meluangkan waktu untuk Sholat Dhuha adalah bentuk komitmen spiritual, dan tentu saja hal tersebut tidaklah mudah.
Keutamaan Sholat Dhuha

Sholat Dhuha memiliki banyak keutamaan yang disebutkan dalam berbagai riwayat.
Beberapa di antaranya:
- Menjadi sedekah untuk seluruh persendian tubuh
- Mendatangkan ketenangan hati
- Membuka pintu rezeki
- Menghapus dosa-dosa kecil
- Menjadi bentuk syukur atas nikmat hidup
Dalam satu hari, manusia menggunakan tubuhnya untuk bekerja, berjalan, berpikir, dan berbicara. Sholat Dhuha menjadi bentuk rasa terima kasih atas semua fungsi itu.
Keutamaannya tidak hanya bersifat materi. Banyak orang merasakan bahwa setelah melaksanakan Sholat Dhuha, hati menjadi lebih ringan dan pikiran lebih jernih.
Baca Juga: Ali Imran 104: Seruan untuk Menjadi Umat yang Selalu Mengajak pada Kebaikan
Bacaan Doa Sholat Dhuha

Doa Sholat Dhuha sering dibaca setelah selesai melaksanakan sholat. Berikut salah satu doa yang populer dibaca:
اللهم إن الضحى ضحاؤك، والبهاء بهاؤك، والجمال جمالك، والقوة قوتك، والقدرة قدرتك، والعصمة عصمتك
اللهم إن كان رزقي في السماء فأنزله، وإن كان في الأرض فأخرجه، وإن كان معسرًا فيسره، وإن كان حرامًا فطهره، وإن كان بعيدًا فقربه
بحق ضحائك وبهائك وجمالك وقوتك وقدرتك، آتني ما آتيت عبادك الصالحين
Doa ini mencerminkan ketergantungan kepada Allah. Isinya bukan hanya meminta rezeki, tetapi memohon agar rezeki itu dimudahkan, dihalalkan, dan didekatkan.
Makna terdalam dari doa Sholat Dhuha adalah pengakuan bahwa manusia tidak memiliki kuasa tanpa izin-Nya.
Dzikir Doa Sholat Dhuha
Setelah melaksanakan Sholat Dhuha, dianjurkan untuk memperbanyak dzikir. Beberapa dzikir yang bisa diamalkan antara lain:
- Istighfar
- Tasbih (Subhanallah)
- Tahmid (Alhamdulillah)
- Takbir (Allahu Akbar)
- Shalawat kepada Nabi
Dzikir setelah Sholat Dhuha membantu menjaga suasana hati tetap tenang sebelum memulai aktivitas yang lebih padat.
Ada juga yang membaca dzikir sebanyak 100 kali sebagai bentuk penguatan batin. Tidak ada ketentuan baku tentang jumlahnya, tetapi konsistensi menjadi kunci.
Hadits Nabi tentang Sholat Dhuha
Dalam beberapa riwayat, Rasulullah menganjurkan umat Islam untuk menjaga Sholat Dhuha.
Disebutkan bahwa setiap persendian manusia wajib bersedekah setiap hari, dan dua rakaat Dhuha sudah mencukupi sebagai sedekah itu.
Dalam riwayat lain, disebutkan bahwa Allah mencukupi kebutuhan hamba yang menjaga empat rakaat di awal siang.
من حافظ على شفعة الضحى غفرت له ذنوبه وإن كانت مثل زبد البحر
Artinya: Siapa yang membiasakan (menjaga) shalat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).
من صلى الضحى ركعتين لم يكتب من الغافلين
Artinya: Orang yang mengerjakan shalat dhuha tidak termasuk orang lalai (HR Al-Baihaqi dan An-Nasa’i).
Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa Sholat Dhuha bukan hanya ibadah tambahan, tetapi memiliki nilai yang besar dalam kehidupan seorang mukmin. Ia menjadi bentuk rasa syukur sekaligus pengharapan.
Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar
Tata cara Sholat Dhuha tidak berbeda jauh dengan sholat sunnah lainnya.
Berikut langkah-langkahnya:
- Niat dalam hati untuk melaksanakan Sholat Dhuha
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah (jika dikehendaki)
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat pendek
- Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud
- Mengulang untuk rakaat kedua
- Salam
Jika ingin menambah rakaat, lakukan dengan dua rakaat-dua rakaat dan diakhiri salam. Setelah selesai, membaca doa Sholat Dhuha dan dzikir. Yang terpenting bukan panjangnya rakaat, tetapi keikhlasan dan kekhusyukan.
Baca Juga: Mendalami Surat At Taubah Ayat 128 129: Bacaan, Terjemahan, dan Tafsir Lengkap
Tanya Jawab Seputar Sholat Dhuha
Berapa minimal rakaat Sholat Dhuha?
Minimal dua rakaat.
Kapan waktu terbaik melaksanakannya?
Sekitar pukul 08.00–10.00 pagi, saat matahari sudah cukup tinggi.
Apakah doa Sholat Dhuha wajib dibaca?
Tidak wajib, tetapi dianjurkan.
Apakah Sholat Dhuha bisa dikerjakan setiap hari?
Ya, bahkan dianjurkan untuk rutin.
Apakah Sholat Dhuha benar-benar membuka rezeki?
Rezeki tetap datang dari Allah, dan Sholat Dhuha adalah salah satu bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon kelapangan.
Sholat Dhuha sering disebut sebagai sholat pembuka pintu rezeki. Namun maknanya lebih dalam dari itu. Ia mengajarkan bahwa sebelum bekerja keras, ada baiknya menundukkan diri terlebih dahulu.
Di waktu pagi yang tenang, ketika matahari mulai meninggi dan dunia bergerak cepat, Sholat Dhuha mengajak manusia berhenti sejenak. Mengingat siapa yang memberi kehidupan, siapa yang mengatur rezeki, dan siapa yang memegang hasil akhir.
Doa Sholat Dhuha bukan sekadar permintaan harta. Ia adalah doa agar rezeki itu baik, halal, dan membawa keberkahan.
Banyak orang yang merasa hidupnya berubah bukan karena jumlah rakaatnya, tetapi karena konsistensinya. Dari dua rakaat sederhana, lahir rasa optimis, rasa cukup, dan keyakinan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya.
Pada akhirnya, Sholat Dhuha adalah tentang kepercayaan. Percaya bahwa Allah Maha Memberi. Percaya bahwa usaha harus diiringi doa. Dan percaya bahwa keberkahan tidak selalu terlihat dari angka, tetapi dari ketenangan hati.
Sama halnya dengan memahami Yasin artinya, Ketika doa Sholat Dhuha dibaca dengan penuh kesadaran, pagi bukan lagi sekadar awal aktivitas. Ia menjadi awal harapan.
Terakhir, sebagai penutup untuk Anda yang sedang mencari Jasa Press Release, atau Digital Agency Malang, maka Optimaise, adalah pilihan yang tepat. Tidak hanya menawarkan Jasa Press Release, tapi ada juga Jasa SEO dan jasa Backlink, yang siap membantu website masuk peringkat satu mesin pencari!
