Banyak orang mengira bahwa sholat dimulai ketika membaca Al-Fatihah. Padahal sebelum itu, ada satu bacaan penting yang menjadi jembatan antara aktivitas dunia dan komunikasi langsung dengan Allah SWT, yaitu doa Iftitah.
Doa ini biasa dibaca setelah takbiratul ihram, namun tidak sedikit pula yang masih bingung tentang hukum, bacaan lengkap, hingga makna mendalam di baliknya. Padahal, doa ini bukan sekadar pembuka sholat, melainkan bentuk penyerahan diri total seorang hamba kepada Tuhannya.
Melalui artikel ini, kami akan mengajak Anda mendalami doa Iftitah secara menyeluruh—mulai dari pengertian, hukum membaca, dalil hadis, sampai bagaimana mengamalkan nilai spiritualnya dalam kehidupan sehari-hari.
Table of Contents
Apa Itu Doa Iftitah

Secara bahasa, kata iftitah berasal dari bahasa Arab افتتاح yang berarti pembukaan. Dalam konteks ibadah, doa Iftitah adalah doa yang dibaca setelah takbiratul ihram pada rakaat pertama sholat sebelum membaca Surah Al-Fatihah.
Doa ini berisi:
- Pengagungan kepada Allah SWT
- Pernyataan tauhid
- Penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah
- Permohonan agar dijauhkan dari dosa
Menariknya, Rasulullah SAW mengajarkan beberapa versi. Tentu saja, umat Islam diperbolehkan membaca salah satu di antaranya sesuai yang dihafal.
Doa ini sebenarnya juga bisa diartikan dengan “menyiapkan hati”. Saat seseorang baru saja meninggalkan aktivitas dunia—pekerjaan, pikiran, atau masalah—doa ini membantu menghadirkan kesadaran bahwa ia sedang berdiri di hadapan Allah.
Hukum Bacaan Doa Iftitah

Membaca doa Iftitah memiliki hukum sunnah, bukan wajib.
Artinya:
- Jika dibaca → mendapatkan pahala
- Jika tidak dibaca → sholat tetap sah
Mayoritas ulama dari mazhab Syafi’i, Hanafi, dan Hanbali sepakat termasuk sunnah hai’ah (sunnah penyempurna sholat).
Namun walaupun hukumnya sunnah, para ulama sangat menganjurkan untuk membacanya karena Rasulullah SAW hampir selalu membacanya dalam sholat beliau.
Doa ini menunjukkan adab seorang hamba sebelum memulai dialog utama melalui bacaan Al-Fatihah.
Baca Juga: Bacaan Doa Sholat Dhuha, Lengkap dengan Dzikir dan Tata Caranya
Macam-Macam Bacaan Doa Iftitah Lengkap dengan Terjemahannya

Berikut salah satu bacaan doa Iftitah yang paling umum diamalkan di Indonesia:
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ
“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin” (HR.Bukhari 2/182, Muslim 2/98)
Selain versi ini, terdapat pula doa Iftitah yang berbunyi:
وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا، وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي، وَنُسُكِي، وَمَحْيَايَ، وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ، اللهُمَّ أَنْتَ الْمَلِكُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْتَ رَبِّي، وَأَنَا عَبْدُكَ، ظَلَمْتُ نَفْسِي، وَاعْتَرَفْتُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي جَمِيعًا، إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، وَاهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ، لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِي يَدَيْكَ، وَالشَّرُّ لَيْسَ إِلَيْكَ، أَنَا بِكَ وَإِلَيْكَ، تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
“Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik. Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagiNya. Oleh karena itu aku patuh kepada perintahNya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri. Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa. Tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji. Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hambaMu. Aku telah menzhalimi diriku sendiri dan akui dosa-dosaku. Karena itu ampunilah dosa-dosaku semuanya. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa melainkan Engkau. Tunjukilah aku akhlak yang paling terbaik. Tidak ada yang dapat menunjukkannya melainkan hanya Engkau. Jauhkanlah akhlak yang buruk dariku, karena sesungguhnya tidak ada yang sanggup menjauhkannya melainkan hanya Engkau. Aka aku patuhi segala perintah-Mu, dan akan aku tolong agama-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu. Sedangkan keburukan tidak datang dari Mu. Orang yang tidak tersesat hanyalah orang yang Engkau beri petunjuk. Aku berpegang teguh dengan-Mu dan kepada-Mu. Tidak ada keberhasilan dan jalan keluar kecuali dari Mu. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Kumohon ampunan dariMu dan aku bertobat kepadaMu” (HR. Muslim 2/185 – 186)
Hadis tentang Doa Iftitah
Hukum membacanya sendiri adalah sunnah. Diantaranya dalilnya adalah hadist dari Abu Hurairah:
كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبَّر في الصلاة؛ سكتَ هُنَيَّة قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي؛ أرأيت سكوتك بين التكبير والقراءة؛ ما تقول؟ قال: ” أقول: … ” فذكره
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:… (beliau menyebutkan doa iftitah)” (Muttafaqun ‘alaih)
Hadis ini menunjukkan bahwa jeda setelah takbir bukanlah sekedar diam, melainkan diisi dengan doa yang penuh makna penyucian diri. Para ulama menjelaskan bahwa Iftitah menjadi bentuk permohonan awal agar sholat diterima oleh Allah SWT.
Cara Mengamalkan Doa Iftitah
Mengamalkan Iftitah bukan hanya soal membacanya dalam sholat, tetapi juga memahami nilai yang terkandung di dalamnya.
a. Menghadirkan Kesadaran Sebelum Sholat
Jangan langsung membaca dengan cepat. Ambil jeda sejenak untuk menyadari bahwa kita sedang menghadap Allah.
b. Memahami Makna Pengampunan
Isi Iftitah didominasi permohonan pembersihan dosa. Ini mengajarkan bahwa manusia datang kepada Allah dalam keadaan membutuhkan ampunan.
c. Membaca dengan Perlahan dan Khusyuk
Iftitah idealnya tidak dibaca tergesa-gesa karena menjadi fondasi kekhusyukan sholat.
d. Menghafal Lebih dari Satu Versi
Mengikuti sunnah Nabi, sesekali mengganti versi Iftitah dapat menghidupkan kualitas ibadah.
e. Membawa Nilainya ke Kehidupan Sehari-hari
Doa ini mengajarkan introspeksi diri. Setelah sholat, seseorang diharapkan lebih berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan.
Baca Juga: Surat Yusuf: Sebuah Kisah Tentang Kesabaran, Ujian, dan Akhir yang Indah
Tanya Jawab Seputar Doa Iftitah
Apakah doa Iftitah wajib dibaca?
Tidak. Hukumnya sunnah, sehingga sholat tetap sah meskipun tidak membacanya.
Kapan Iftitah dibaca?
Setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surah Al-Fatihah pada rakaat pertama.
Apakah makmum perlu membaca doa Iftitah?
Ya, makmum tetap dianjurkan membaca doa Iftitah selama imam belum membaca Al-Fatihah.
Bagaimana jika lupa membaca doa Iftitah?
Tidak perlu sujud sahwi karena termasuk sunnah.
Apakah boleh membaca doa Iftitah yang berbeda?
Boleh, selama berasal dari hadis Rasulullah SAW.
Doa Iftitah sering dianggap bagian kecil dalam sholat, padahal di sinilah awal perubahan suasana hati seorang hamba terjadi. Dari kesibukan dunia menuju ketenangan ibadah, dari rasa penuh dosa menuju harapan ampunan Allah SWT.
Melalui doa ini, seorang muslim diajarkan untuk datang kepada Allah SWT dengan kerendahan hati, mengakui kesalahan, sekaligus berharap penyucian diri. Ketika doa ini dibaca dengan kesadaran penuh, sholat tidak lagi terasa sekadar rutinitas, tetapi menjadi pertemuan spiritual yang menenangkan.
Sama halnya dengan memahami Surat yasin Lengkap, memahami dan menghayati doa Iftitah adalah langkah sederhana untuk meningkatkan kualitas sholat—dimulai sejak takbir pertama hingga salam penutup.
Dan, bagi Anda yang sedang mencari Jasa SEO Bali, maka Optimaise, adalah pilihan terbaik yang layak dipertimbangkan. Tidak hanya menawarkan jasa SEO terpercaya, tapi juga jasa penulisan artikel profesional, jasa backlink ac id, jasa press release, dan berbagai layanan lainnya yang siap membantu website Anda masuk peringkat satu mesin pencari!
