Bulan Rajab sering disebut sebagai pintu pembuka menuju Ramadan. Di bulan inilah banyak umat Islam mulai memperbaiki ritme ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah. Sayangnya, masih banyak yang hanya fokus pada puasanya, tanpa memahami doa dan niat yang menyertainya. Padahal, doa puasa Rajab memegang peranan penting agar ibadah yang dijalani tidak sekadar rutinitas, melainkan benar-benar bernilai di sisi Allah.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari keistimewaan bulan Rajab, hukum puasa Rajab, bacaan doa yang dianjurkan, hingga niat puasa dan kesalahan yang sering terjadi, dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami.
Table of Contents
Mengenal Bulan Rajab dan Keistimewaannya
Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram dalam Islam yang dimuliakan. Di bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan dan menjaga diri dari perbuatan dosa. Secara suasana, Rajab sering menjadi momen awal untuk “pemanasan spiritual” sebelum memasuki Syaban dan puncaknya di bulan Ramadan.
Tak heran jika setiap Rajab tiba, banyak orang mulai mencari informasi seputar puasa sunnah dan doa puasa Rajab. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran untuk mempersiapkan diri, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara batin.
Apa Itu Puasa Rajab dan Bagaimana Hukumnya?

Puasa Rajab adalah puasa sunnah yang dilakukan pada bulan Rajab. Tidak ada ketentuan baku mengenai jumlah hari yang harus dijalani. Umat Islam bebas berpuasa satu hari, beberapa hari, atau menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Para ulama sepakat bahwa puasa Rajab tidak bersifat wajib. Namun, karena Rajab merupakan bulan mulia, memperbanyak puasa sunnah di bulan ini tetap dianjurkan. Yang terpenting, puasa dilakukan dengan niat yang benar dan disertai doa puasa Rajab agar ibadah tersebut lebih bermakna.
Baca juga: Puasa Rajab Berapa Hari? Ini 8 Penjelasan Lengkap, Niat, dan Keutamaannya – Optimaise
Doa yang Dianjurkan Dibaca Saat Memasuki Bulan Rajab
Selain niat puasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa sejak awal memasuki bulan Rajab. Salah satu doa yang paling dikenal dan sering diamalkan adalah doa yang memohon keberkahan di bulan Rajab dan Syaban, serta harapan agar dipertemukan dengan bulan Ramadan.
Doa ini kerap dikaitkan dengan doa puasa Rajab, karena menjadi bentuk persiapan spiritual sebelum menjalankan berbagai amalan sunnah, termasuk puasa.
Bacaan doa dalam bahasa Arab:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Transliterasi Latin:
Allahumma bārik lanā fī rajaba wa sya‘bāna wa ballighnā ramadhāna.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikan kami hingga bertemu dengan bulan Ramadan.”
Doa ini sederhana, namun sarat makna. Isinya bukan hanya permintaan umur panjang, tetapi juga permohonan agar waktu yang dijalani di bulan Rajab dipenuhi keberkahan.
Selain itu, terdapat pula doa lain yang lebih panjang dan sering diamalkan pada awal bulan Rajab. Doa ini mencakup permohonan agar diberi kekuatan untuk berpuasa, melaksanakan shalat malam, menjaga lisan, menundukkan pandangan, dan tidak menjadikan ibadah hanya sebatas menahan lapar serta haus.
Bacaan doa lengkap:
Allaahumma bārik lanā fī rajabin wa sya‘bāna, wa ballighnā syahra ramadhāna, wa a‘innā ‘alash-shiyāmi wal-qiyāmi, wa hifzhil-lisāni wa ghaddhil-bashari, wa lā taj‘al hazzhanā minhul-jū‘a wal-‘athasya.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. Bantulah kami untuk berpuasa dan shalat malam, menjaga lisan serta menundukkan pandangan. Jangan jadikan bagian kami darinya hanya rasa lapar dan haus.”
Melalui doa ini, doa puasa Rajab tidak hanya dipahami sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pengingat tujuan utama ibadah.
Bacaan Niat Puasa Rajab

Setelah memahami doa yang dianjurkan, hal penting berikutnya adalah niat puasa. Niat puasa Rajab pada dasarnya sama dengan niat puasa sunnah lainnya, hanya berbeda pada penyebutan waktunya.
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَهْرِ رَجَبٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati syahri Rajaba lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah bulan Rajab esok hari karena Allah Ta’ala.”
Niat ini merupakan bagian penting dari doa puasa Rajab, karena menjadi penentu sah atau tidaknya puasa yang dijalankan.
Waktu Membaca Niat Puasa Rajab
Waktu utama membaca niat puasa Rajab adalah pada malam hari, sejak setelah Maghrib hingga sebelum Subuh. Namun, jika lupa berniat di malam hari, masih diperbolehkan berniat di pagi atau siang hari, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Pemahaman ini penting agar puasa tidak terlewat hanya karena ragu soal niat dan doa puasa Rajab.
Doa Berbuka Puasa Rajab
Untuk doa berbuka, tidak ada bacaan khusus yang berbeda dari puasa sunnah lainnya. Doa berbuka yang umum dibaca tetap bisa diamalkan. Momen berbuka menjadi penutup rangkaian doa puasa Rajab, sekaligus saat yang tepat untuk bersyukur atas kekuatan yang telah diberikan sepanjang hari.
Baca juga: Kapan Puasa Ramadhan 1447 H? Simak Panduan Lengkap Jadwal, Penetapan, dan Niat Puasa – Optimaise
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Puasa Rajab
Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi antara lain menganggap puasa Rajab wajib atau harus dilakukan sebulan penuh. Ada juga yang terlalu fokus pada jumlah hari puasa, tetapi kurang memperhatikan niat dan makna doa yang dibaca.
Padahal, esensi doa puasa Rajab terletak pada kesadaran dan keikhlasan dalam beribadah, bukan pada banyaknya amalan semata.
Puasa Rajab adalah ibadah sunnah yang sarat makna jika dijalani dengan pemahaman yang benar. Doa puasa Rajab menjadi fondasi penting agar puasa tidak hanya bernilai secara hukum, tetapi juga secara spiritual. Dengan membaca doa yang dianjurkan, memahami niat, serta menjalankan puasa sesuai kemampuan, bulan Rajab bisa menjadi momen terbaik untuk memperbaiki diri sebelum memasuki Ramadan.
Tidak perlu memaksakan diri, yang terpenting adalah niat yang tulus dan konsistensi dalam beribadah. Dari Rajab inilah, perjalanan menuju Ramadan bisa dimulai dengan hati yang lebih siap dan tenang.
Jika kamu ingin menemukan lebih banyak artikel informatif seperti di atas, kamu bisa mengunjungi Digtal Marketing Agency Malang. Di sana juga tersedia layanan Jasa SEO untuk mendukung kebutuhan website kamu.
Kalau sedang ingin bacaan ringan, ada juga Dongeng Sebelum Tidur yang bisa dibaca kapan saja.
Sudahkah kamu mengamalkan doa puasa Rajab sebagai persiapan menuju Ramadan? Atau masih bingung kapan waktu terbaik membaca doa puasa Rajab? Yuk, manfaatkan momen bulan mulia ini untuk mulai memperbaiki niat dan memperbanyak amalan sejak sekarang.
