Pitch deck adalah senjata utama para founder saat ingin meyakinkan investor, partner, atau klien tentang ide bisnis mereka. Lewat artikel ini, kamu akan belajar mulai dari pengertian, fungsi, sampai cara jago membuat pitch deck yang efektif.
Table of Contents
Pengertian Pitch Deck

Definisi Pitch Deck
Pitch deck adalah sebuah presentasi singkat berbentuk slide (biasanya 10–20 halaman) yang digunakan untuk menjelaskan ide bisnis, produk, model bisnis, potensi pasar, hingga rencana keuangan kepada pihak lain. Paling sering kepada investor.
Sederhananya, pitch deck adalah cerita visual tentang bisnismu. Di sinilah kamu menjawab pertanyaan penting seperti:
- Masalah apa yang kamu selesaikan?
- Produk atau solusi apa yang kamu tawarkan?
- Siapa target pasarmu?
- Bagaimana kamu menghasilkan uang?
- Kenapa bisnismu layak didanai?
Pitch deck menjadi alat komunikasi strategis yang menentukan apakah orang lain tertarik untuk mendukung bisnismu atau tidak.
Fungsi dan Manfaat Pitch Deck

Mengapa Pitch Deck Penting untuk Startup?
Bagi startup, pitch deck bisa dibilang seperti CV perusahaan. Tanpa pitch deck yang baik, ide sekeren apa pun bisa terlihat biasa saja.
Beberapa manfaat utamanya:
- Menyampaikan ide bisnis dengan jelas
Pitch deck membantu kamu merangkum konsep kompleks menjadi cerita yang mudah dipahami. - Menarik minat investor
Investor tidak punya banyak waktu. Pitch deck yang ringkas dan menarik akan meningkatkan peluang bisnismu dilirik. - Membantu proses fundraising
Pitch deck adalah dokumen utama saat kamu pitching di demo day, meeting VC, atau mengirim proposal pendanaan. - Menyamakan visi tim internal
Selain untuk investor, pitch deck juga berguna agar seluruh tim memahami arah dan tujuan bisnis.
Contoh Situasi di Mana Pitch Deck Digunakan
Pitch deck digunakan dalam berbagai kondisi, seperti:
- Pitching ke venture capital (VC)
- Presentasi di acara startup competition
- Meeting dengan calon partner bisnis
- Pengajuan program inkubator atau akselerator
- Menarik klien besar atau distributor
Elemen dalam Pitch Deck

Struktur Dasar Pitch Deck
Tidak ada format mutlak, tapi kebanyakan pitch deck mengikuti struktur berikut:
- Cover / Intro
- Problem
- Solution
- Product / Demo
- Market Opportunity
- Business Model
- Traction
- Competition
- Unique Value Proposition
- Go-To-Market Strategy
- Team
- Financial Projection
- Funding Ask
- Closing / Call to Action
Struktur ini membantu alur cerita mengalir logis dan mudah diikuti.
Informasi yang Harus Disertakan dalam Pitch Deck
Berikut isi penting yang sebaiknya ada:
- Masalah: Pain point yang nyata dan relevan
- Solusi: Produk atau layanan kamu
- Ukuran pasar: TAM, SAM, SOM
- Model bisnis: Cara menghasilkan uang
- Traction: Pengguna, revenue, growth
- Tim: Orang-orang kunci di balik startup
- Proyeksi keuangan: 2–3 tahun ke depan
- Kebutuhan dana: Berapa dana yang dibutuhkan dan untuk apa
Cara Membuat Pitch Deck yang Menarik

Tips Menentukan Desain dan Layout
Desain sangat memengaruhi kesan pertama. Berikut beberapa tipsnya:
- Gunakan warna brand yang konsisten
- Hindari slide penuh teks
- Pakai grafik dan ikon untuk data
- Gunakan font yang mudah dibaca
- Sisakan white space agar slide tidak sesak
Ingat, tujuan pitch deck bukan membuat orang membaca, tapi mendengar cerita kamu sambil melihat visual pendukungnya.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- Terlalu banyak teks di satu slide
- Tidak jelas menjelaskan masalah
- Tidak punya data pendukung
- Proyeksi keuangan terlalu mengada-ada
- Terlalu fokus ke fitur, lupa ke manfaat
Pitch deck yang bagus itu ringkas, jelas, dan jujur.
Tools dan Aplikasi untuk Membuat Pitch Deck
Kamu tidak perlu software mahal. Berikut tools populer:
- Canva – Mudah, banyak template startup
- Google Slides – Gratis dan kolaboratif
- PowerPoint – Fleksibel dan profesional
- Pitch.com – Khusus untuk pitch deck modern
Studi Kasus dan Contoh Pitch Deck
Analisis Pitch Deck dari Perusahaan Terkenal
Pitch deck legendaris yang sering jadi referensi:
- Airbnb (2009)
Pitch deck mereka sangat sederhana, fokus pada masalah traveler dan solusi platform yang mereka tawarkan.
Ciri khas mereka: ringkas, fokus pada masalah besar, dan punya visi jelas.
Pelajaran yang Dapat Dipetik dari Pitch Deck Airbnb
Dari pitch deck perusahaan besar, kita bisa belajar:
- Cerita lebih penting daripada desain mewah
- Masalah yang kuat membuat solusi terlihat bernilai
- Data dan traction meningkatkan kepercayaan
- Visi jangka panjang harus terasa
Pitch deck bukan hanya kumpulan slide, tapi sebagai media komunikasi yang bisa menentukan masa depan startup kamu. Dengan memahami struktur, elemen, dan cara menyusunnya, kamu bisa menyampaikan ide bisnis secara lebih meyakinkan, profesional, dan menarik.
Kalau kamu sedang membangun startup atau ingin pitching ke investor, sekarang kamu sudah punya bekal yang cukup untuk memulai membuat pitch deck pertamamu.
Ingin brand Anda tampil di halaman pertama hasil pencarian Google? Optimaise, sebagai Jasa SEO Terpercaya, siap membantu website Anda berkembang dengan strategi SEO yang telah terbukti. sudah dibuktikan oleh klien-klien kami perusahaan ternama.
Saat kompetitor terus bergerak, jangan sampai bisnis Anda tertinggal. Kunjungi optimaise.co.id, manfaatkan layanan SEO unggulan kami, dan mulai rasakan peningkatan visibilitas, trafik, serta pertumbuhan bisnis yang lebih optimal.
